Menu

Senin, 10 Oktober 2016

Menghitung Validitas Instrumen



Assalamualaikumwrwb.

Sahabat semuanya, pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara menguji validitas instrumen disertai tutorial SPSS, uji coba instrumen terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas, sebelumnya kita harus memahami terlebih dahulu apa itu pengertian validitas dan reliabilitas. Seorang peneliti sebelum terjun ke lapangan harus melakukan uji coba instrumen dan memastikan bahwa  tingkat validitas dan reliabilitas instrumen yang akan digunakan dalam penelitian itu baik.

Validitas adalah keadaan yang menggambarkan tingkat instrumen yang bersangkutan mampu mengukur apa yang akan diukur. Suatu instrumen pengukuran valid jika itu mengukur atau menggambarkan apa yang dinyatakan untuk mengukur atau menggambarkannya.

Sedangkan Reliabilitas berkenaan dengan tingkat keajegan atau ketetapan hasil pengukuran. Suatu instrumen dikatakan memiliki tingkat reliabilitas yang memadai, bila instrumen tersebut digunakan mengukur aspek yang diukur beberapa kali hasilnya sama atau relatif sama (Sukmadinata, 2007).

Secara Ilustratif Validitas dan Reliabilitas dapat digambarkan dengan gambar di bawah ini : 





Berdasarkan jenisnya validitas dapat dibedakan menjadi:
1.  Validitas Isi (Content ValidityValiditas isi berkenaan dengan isi dan format dari  instrumen. Apakah instrumen sudah tepat mengukur hal yang ingin diukur, apakah butir-butir pertanyaan telah mewakili aspek-aspek yang akan diukur.
2.    Validitas Konstruk (Construct Validity)
Validitas konstruk berkenaan dengan konstruk atau struktur dan karakteristik psikologis aspek yang akan diukur dengan instrumen.
3.   Validitas Kriteria (Criterion Validity)

Validitas kriteria berkenaan dengan tingkat ketepatan sebuah instrumen dalam mengukur segi yang akan diukur dibandingkan dengan hasil pengukuran  dengan instrumen lain yang menjadi kriteria
4.   Validitas Prediktif (Predictiv Validity)

Validitas prediktif merupakan ukuran dimana performa atau perilaku dari suatu objek menyesuaikan performa atau perilaku yang diprediksi oleh instrumen.
5.   Validitas Yang Sama (Concurrent Validity)

Validitas yang sama merupakan salah satu pengukuran validitas yang paling sering digunakan untuk instrumen. Validitas yang sama (concurrent) ditentukan dengan mengkalkulasi korelasi antara hasil skor yang diperoleh ketika suatu instrumen dilaksanakan pada sebuah kelompok dan hasil skor yang diperoleh ketika instrumen dilaksanakan pada kelompok yang sama lainnya dari validitas yang telah diketahui

Beberapa teknik Uji Validitas yang biasa digunakan diantaranya :
1. Korelasi Pearson Product Moment

Korelasi product moment dari Pearson, biasanya digunakan untuk menghitung validitas soal yang berbentuk essay/ uraian. Adapun Rumus Korelasi Pearson :



dimana :
Rxy : Koefisien Korelasi
n      : Banyaknya butir item
x      : Skor tiap Item
y      :  Skor Total

Adapun Kriteria uji nya :


Item yang dikategorikan valid jika nilai R hitung > R tabel , sebaliknya apabila R hitung < R tabel maka data tidak berkorelasi signifikan/ tidak valid.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar