Uji normalitas merupakan uji asumsi dasar yang
dilakukan oleh peneliti sebagai prasyarat melakukan uji statistika parametrik. Uji normalitas digunakan untuk mengetahui
apakah populasi data berdistribusi normal atau tidak. Jika analisis menggunakan
metode parametrik maka persyaratan normalitas harus terpenuhi. Jika data tidak
berdistribusi normal atau jumlah sampel sedikit, atau jenis data nominal atau
ordinal maka metode yang digunakan adalah statistik non parametrik. Uji
normalitas data dapat menggunakan uji Kolmogorov Smirnov atau distribusi
Chi-Kuadrat (š2).
Uji Kolmogorov Smirnov
Uji 1 sampel kolmogorov-Smirnov
digunakan untuk mengetahui apakah distribusi nilai-nilai sampel yang teramati
sesuai dengan distribusi teoritis (normal, uniform, poisson, eksponensial). Uji
Kolmogorov-Smirnov beranggapan bahwa distribusi variabel yang sedang diuji
bersifat kontinu dan pengambilan sampel secara acak sederhana. Dengan demikian
uji ini hanya dapat digunakan, apabila variabel diukur paling sedikit dalam
skala ordinal.
Uji keselarasan
Kolmogorov–Smirnov dapat diterapkan pada
2 keadaan:
a. Menguji apakah suatu sampel
mengikuti suatu bentuk distribusi populasi teoritis
b. Menguji
apakah dua buah sampel berasal dari dua populasi yang identik.
